Quite often producers’ ability to keep their market age birds cool on a hot summer day has more to do with what they did before the chicks rather what they are doing that particular day. The fact is that much of the basic maintenance required to insure maximum bird cooling in a tunnel-ventilated house is difficult to do once the birds are placed, especially once they reach market age. The following provides a guide as to how to evaluate the maintenance status f a tunnel-ventilated house in between flocks so that potential ventilation system problems/weaknesses can be uncovered before it is too late. 1) Check that all tunnel fans are clean and properly maintained. Are the fan shutters, screens, and blades clean? Do the fan shutters open easily? Are the fan belts worn? Does the motor pulley show signs of wear? Does it still have a “V” shape to it or does it have a smooth, mirror-like finish and have more of a “U” shape? If so it may need to be replaced. Consider purchasing an electronic tachometer to verify the fan blades are rotating at the proper speed (Electronic Tachometers).
Tampilkan postingan dengan label Ventilasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ventilasi. Tampilkan semua postingan
Minggu, 25 Oktober 2015
Sabtu, 09 April 2011
Amonia Dalam Kandang
Diperkirakan 80% dari lapisan lantai itu adalah kotoran ayam. Kondisi bagian atas lapisan lantai itu diperparah oleh darah, bangkai dan bulu ayam yang mati. Pertumbuhan jumlah ayam broiler yang tidak alami dengan ruang gerak yang terbatas memicu ayam-ayam tinggal diam di tempat yang basah, kotor dan penuh dengan ammonia (NH4OH). Hal ini menyebabkan lecet pada dada dan memar pada paha ayam yang sangat menyakitkan. Memar pada paha terlihat jelas pada ayam-ayam yang dijual di supermarket (memar itu terdapat pada sendi kaki bagian atas). Luka dan borok pada kaki dan dada juga sering ditemukan. Kondisi lingkungan hidup yang buruk dan padat dalam kandang memudahkan ayam terserang berbagai penyakit. Uap ammonia yang sangat kuat bisa menyebabkan sakit pada mata hingga mengalami kebutaan. Serangan jantung (atau disebut sindrom kematian akut), penyakit pernapasan kronis, pembengkakan hati dan penyakit ginjal dan serangan dari bakteri dan virus menyebabkan angka kematian yang tinggi pada kawanan ayam.
Langganan:
Postingan (Atom)